Masih banyak istilah kalimat yang belum terungkap semisal kata kamiceceten dalam bahasa tradisional jawa yang artinya bisa nanggu.
Dalam sebuah kejadian lama tetapi dalam waktu tertentu akan diusut kembali dan tidak memungkinkan untuk dilakukan karena sesuatu yang terlambat.
BAYU CAKRA LESTARI
Serba Usaha
Minggu, 07 Agustus 2022
Rabu, 11 Desember 2019
Cara Membasmi Lalat Buah
Tentunya anda sebagai seorang petani sayur/buah sudah banyak mengenal yang namanya lalat buah.
Dengan kehadiran lalat buah banyak petani yang merugi dibuatnya.
Saya mencoba memberikan tips membasmi lalat buah hingga akar-akanya dengan menggunakan jamur beauveria bassiana yang sangat ampuh.
Dengan cara yang seperti ini tidak akan membahayakan pada peternak lebah di sekitarnya.
Mari kita ulas :
Bahan :
1. Yang pertama sediakan induk jamur beauveria bassiana (biasa membeli atau membikin sendiri yang lebih murah), kalau ada jamur yang sudah berbentuk tepung
2. Bahan pengundang lalat buah (bisa beli di toko pertanian terdekat)
3. Tempat pengaduk (bisa plastik, kayu dll asal jangan tembaga)
4. Kertas untuk menebar jamur
Cara :
Hanya mencampur kedua bahan diatas sampai rata dan diletakkan diatas kertas saja (mudahkan)
Cara kerja :
Setelah membuat perangkap tersebut kita letakkan jauh dari lokasi tanaman kita, usahakan diletakkan sekitar 50 s/d 150 meter dari arah angin dengan lokasi tanaman kita, karena lalat buah yang kita kasih perangkap ini tidak langsung mati.
Bila terlalu dekat dengan tanaman kita jurtu akan berbahaya dan akan menyebarkan benih pada buah.
Periksa setiap 2 hari sekali untuk melihat bahwa tepung masih berfungsi atau perlu kita tambah, sebab tepung yang kita pasang juga dimakan oleh lalat buah.
Lakukan terus menerus selama 3 minggu,
setelah itu cek apakah masih ada lalat buah yang masih berkeliaran.
Semooga berhasil
Merdeka
https://www.youtube.com/watch?v=i5vvA6GLK-E
https://www.youtube.com/watch?v=2-B9LU1B2Sk
https://www.youtube.com/watch?v=wb8u9OvjS9c
Dengan kehadiran lalat buah banyak petani yang merugi dibuatnya.
Saya mencoba memberikan tips membasmi lalat buah hingga akar-akanya dengan menggunakan jamur beauveria bassiana yang sangat ampuh.
Dengan cara yang seperti ini tidak akan membahayakan pada peternak lebah di sekitarnya.
Mari kita ulas :
Bahan :
1. Yang pertama sediakan induk jamur beauveria bassiana (biasa membeli atau membikin sendiri yang lebih murah), kalau ada jamur yang sudah berbentuk tepung
2. Bahan pengundang lalat buah (bisa beli di toko pertanian terdekat)
3. Tempat pengaduk (bisa plastik, kayu dll asal jangan tembaga)
4. Kertas untuk menebar jamur
Cara :
Hanya mencampur kedua bahan diatas sampai rata dan diletakkan diatas kertas saja (mudahkan)
Cara kerja :
Setelah membuat perangkap tersebut kita letakkan jauh dari lokasi tanaman kita, usahakan diletakkan sekitar 50 s/d 150 meter dari arah angin dengan lokasi tanaman kita, karena lalat buah yang kita kasih perangkap ini tidak langsung mati.
Bila terlalu dekat dengan tanaman kita jurtu akan berbahaya dan akan menyebarkan benih pada buah.
Periksa setiap 2 hari sekali untuk melihat bahwa tepung masih berfungsi atau perlu kita tambah, sebab tepung yang kita pasang juga dimakan oleh lalat buah.
Lakukan terus menerus selama 3 minggu,
setelah itu cek apakah masih ada lalat buah yang masih berkeliaran.
Semooga berhasil
Merdeka
https://www.youtube.com/watch?v=i5vvA6GLK-E
https://www.youtube.com/watch?v=2-B9LU1B2Sk
https://www.youtube.com/watch?v=wb8u9OvjS9c
Kamis, 20 September 2018
Cara Mengambil Isolat Nitrobakter dengan cara sederhana
Nitrobakter adalah salah satu bakteri penyubur tanah untuk pertanian, ternak dan perikanan yang sangat bermanfaat bagi penggunanya.
Berikut kami mencoba untuk memberikan pengetahuan bagaimana cara bakteri tersebut kita ambil dari alam sekitar dengan cara yang sederhana, sehingga mudah untuk di lakukan oleh orang awan yang kurang pengetahuan tentang bakteri
Berikut alat dan bahan untuk mengambil :
1. Jirigen 50 liter
2. Cangkul
3. Tanah bawah kandang kambing yang masih basah (kandang yang masih digunakan untuk peliharaan kalau bisa sudah lebih satu tahun) kurang lebih 1 (satu) kresek kecil
4. EM4 100ml (5 tutup)
5. Urea (100gr) bisa diganti urin kelinci sebagai pengganti air (hasil lebih baik)
6. Gula merah 500gr (bisa diganti dengan tetes tebu)
7. Air biasa (usahakan jangan air PAM. biasanya ada kaporid) diisi 2/3 bagian
Cara pembuatan :
Semua bahan dimasukkan kedalam jirigen
Diaduk-aduk/dikocok hingga semua bahan tercampur semua
Tiap 2 hari tutup jirigen dibuka agar uap bisa keluar dan dikocok lagi
Setelah 2 minggu saring air
Air tersebut sudah dapat digunakan dan di kembangkan lagi
MUDAH kan
Selamat mencoba dan sukses untuk anda
Berikut kami mencoba untuk memberikan pengetahuan bagaimana cara bakteri tersebut kita ambil dari alam sekitar dengan cara yang sederhana, sehingga mudah untuk di lakukan oleh orang awan yang kurang pengetahuan tentang bakteri
Berikut alat dan bahan untuk mengambil :
1. Jirigen 50 liter
2. Cangkul
3. Tanah bawah kandang kambing yang masih basah (kandang yang masih digunakan untuk peliharaan kalau bisa sudah lebih satu tahun) kurang lebih 1 (satu) kresek kecil
4. EM4 100ml (5 tutup)
5. Urea (100gr) bisa diganti urin kelinci sebagai pengganti air (hasil lebih baik)
6. Gula merah 500gr (bisa diganti dengan tetes tebu)
7. Air biasa (usahakan jangan air PAM. biasanya ada kaporid) diisi 2/3 bagian
Cara pembuatan :
Semua bahan dimasukkan kedalam jirigen
Diaduk-aduk/dikocok hingga semua bahan tercampur semua
Tiap 2 hari tutup jirigen dibuka agar uap bisa keluar dan dikocok lagi
Setelah 2 minggu saring air
Air tersebut sudah dapat digunakan dan di kembangkan lagi
MUDAH kan
Selamat mencoba dan sukses untuk anda
Selasa, 07 Agustus 2018
TAHAPAN PENGEMBANGAN BEAUVERIA ( BVR )
TAHAP I
1. Siapkan tanah basah yg lembah
2. Campur induk BB dengan tanah tersebut sampai rata
3. Masukkan tanah tadi kedalam toples dan dipadatkan (jangan terlalu padat) turup bisa dilubangi kecil"
4. Simpan ditempat lembab (hidari sinar matahari langsung 💥)
5. Setelah timbul jamur dipermukaan tanah, baru ulat masukkan diatas tanah tersebut
6. Simpan lagi ditempat semula
7. Tunggu hingga ulat mati dengan sendirinya
8. Jika berhasil ulat mati tetap berwarna coklat tidak busuk/hitam
9. Setelah ulat berjamur tekan kedalam tanah lagi dan ditutup dengan tanah sekitar jamur tadi untuk memperbanyak induk. jangan lupa tetap pertahankan kelembaban tanah
10. Setelah itu beri ulat lagi dengan jumlah bertambah dari yg awal
11. Dan berlanjut mulai dari atas...
Selamat mencoba dan semoga sukses
TAHAP II
1. Siapkan tepung (beras/jagung/bekatul)
2. Kukus sekitar 1 sd 1.5 jam
3. Biarkan hingga benar" dingin
4. Campur induk dengan tepung yg telah dingin tadi
5. Setelah itu masukkan kedalam wadah terrutup
6. Aduk tiap 2-3 hari sekali agar cepat rata
7. Setelah 2-4 minggu akan kelihatan perkembangan jamur
Selamat mencoba dan semogga sukses
1. Siapkan tanah basah yg lembah
2. Campur induk BB dengan tanah tersebut sampai rata
3. Masukkan tanah tadi kedalam toples dan dipadatkan (jangan terlalu padat) turup bisa dilubangi kecil"
4. Simpan ditempat lembab (hidari sinar matahari langsung 💥)
5. Setelah timbul jamur dipermukaan tanah, baru ulat masukkan diatas tanah tersebut
6. Simpan lagi ditempat semula
7. Tunggu hingga ulat mati dengan sendirinya
8. Jika berhasil ulat mati tetap berwarna coklat tidak busuk/hitam
9. Setelah ulat berjamur tekan kedalam tanah lagi dan ditutup dengan tanah sekitar jamur tadi untuk memperbanyak induk. jangan lupa tetap pertahankan kelembaban tanah
10. Setelah itu beri ulat lagi dengan jumlah bertambah dari yg awal
11. Dan berlanjut mulai dari atas...
Selamat mencoba dan semoga sukses
TAHAP II
1. Siapkan tepung (beras/jagung/bekatul)
2. Kukus sekitar 1 sd 1.5 jam
3. Biarkan hingga benar" dingin
4. Campur induk dengan tepung yg telah dingin tadi
5. Setelah itu masukkan kedalam wadah terrutup
6. Aduk tiap 2-3 hari sekali agar cepat rata
7. Setelah 2-4 minggu akan kelihatan perkembangan jamur
Selamat mencoba dan semogga sukses
Rabu, 11 Oktober 2017
Cara budidaya ulat Hongkong untuk media pengembangan jamur Beauveria Bassiana sebagai pengendali hama tanaman pangan dan perkebunan :
1. Kita beli ulat dari penjual pakan burung
2. Sampai di rumah kita tempatkan di wadah/baki/dll jangan lupa kasih tutup agar tidak dimakan cicak
3. Kita kasih makan semacam polar/dedak/bekatul dan sesekali dikasih makan pepaya muda atau yang lain seperti singkong/ketela/pohong
4. Kita tunggu sampai ulat menjadi kepompong berwarna putih sampat coklat
5. Setelah menjadi kepompong, kepompong yang berwarna putih dipisahkan dengan yang masih berbentuk ulat agar tidak berebut makanan (padahal kepompong tidak makan yaa...)
6. Setelah beberapa hari kemudian kepompong berubah menjadi induk berwarna coklat
7. Setelah coklat kita pindah di tempat induk dimana akan bertelur
8. Ditempat bertelur diberi makanan polar seperti diatas (no. 2)
9. Setiap 1-2 minggu polar/bekatul diganti dan dipindah ditempat baki yang lain yang masih kosong
10. Induk ditempatkan lagi seperti no. 8 dan seterusnya
11. Setelah 1 minggu telur akan menetas dan kita beri makan seperti no. 3 sampai ulat besar
12. Dan berulang-ulang dari no. 2 sampai menjadi induk
1. Kita beli ulat dari penjual pakan burung
2. Sampai di rumah kita tempatkan di wadah/baki/dll jangan lupa kasih tutup agar tidak dimakan cicak
3. Kita kasih makan semacam polar/dedak/bekatul dan sesekali dikasih makan pepaya muda atau yang lain seperti singkong/ketela/pohong
4. Kita tunggu sampai ulat menjadi kepompong berwarna putih sampat coklat
5. Setelah menjadi kepompong, kepompong yang berwarna putih dipisahkan dengan yang masih berbentuk ulat agar tidak berebut makanan (padahal kepompong tidak makan yaa...)
6. Setelah beberapa hari kemudian kepompong berubah menjadi induk berwarna coklat
7. Setelah coklat kita pindah di tempat induk dimana akan bertelur
8. Ditempat bertelur diberi makanan polar seperti diatas (no. 2)
9. Setiap 1-2 minggu polar/bekatul diganti dan dipindah ditempat baki yang lain yang masih kosong
10. Induk ditempatkan lagi seperti no. 8 dan seterusnya
11. Setelah 1 minggu telur akan menetas dan kita beri makan seperti no. 3 sampai ulat besar
12. Dan berulang-ulang dari no. 2 sampai menjadi induk
Alat baki
tempat untuk induk 1 buah
tempat telur 1 buah
tempat ulat kecil 1 buah
tempat ulat sedang 1 buah
tempat ulat besar 1 buah
tempat calon induk/kepompong 1 buah
tempat induk pertama 1 buah
persediaan 1 buah
jadi keseluruhan ada 8 (delapan) buah (bisa menyesuaikan kebutuhan)
tempat untuk induk 1 buah
tempat telur 1 buah
tempat ulat kecil 1 buah
tempat ulat sedang 1 buah
tempat ulat besar 1 buah
tempat calon induk/kepompong 1 buah
tempat induk pertama 1 buah
persediaan 1 buah
jadi keseluruhan ada 8 (delapan) buah (bisa menyesuaikan kebutuhan)
Rabu, 03 Mei 2017
Cara Mengembangkan Beauveria Bs
Setelah sekian lama melakukan riset tentang pengembangan jamur Beauvria Bs yang selama ini sudang berkembang di dunia.
Saat akan menjoba mengutarakan cara termudah dan dapat dikembangkan oleh petani profesional maupun petani pemula ala petani desa yang tidak pernah mengenyang pendidikan tinggi bila untuk mengembangkan jamur Beauveria Bs.
Bahan yang kita persiapkan :
1. Isolat Jamur Beauveria. Bs
2. Tepung Halus (bisa beli ditoko kue)
3. Air yang sudah dimasak
Alat yang digunakan :
1. Toples (sebagai tempat penyimpanan)
2. Gunting
3. Kompor
4. Dandang /pengukus
Cara Pengembangbiakan :
- Pertama tepung dikukus antara 1 s/d 1,5 jam
- Biarkan tepung benar-benar dingin
- Setelah dingin masukan tepung kedalam toples bersama-sama dengan isolat
- Aduh setiap dua hari sekali
- Sekitar 2 s/d 4 minggu sudah dapat digunakan
- Ditandai dengan bau yang menyengat seperti tape
Sekian dulu yaa......... sampai jumpa
Saat akan menjoba mengutarakan cara termudah dan dapat dikembangkan oleh petani profesional maupun petani pemula ala petani desa yang tidak pernah mengenyang pendidikan tinggi bila untuk mengembangkan jamur Beauveria Bs.
Bahan yang kita persiapkan :
1. Isolat Jamur Beauveria. Bs
2. Tepung Halus (bisa beli ditoko kue)
3. Air yang sudah dimasak
Alat yang digunakan :
1. Toples (sebagai tempat penyimpanan)
2. Gunting
3. Kompor
4. Dandang /pengukus
Cara Pengembangbiakan :
- Pertama tepung dikukus antara 1 s/d 1,5 jam
- Biarkan tepung benar-benar dingin
- Setelah dingin masukan tepung kedalam toples bersama-sama dengan isolat
- Aduh setiap dua hari sekali
- Sekitar 2 s/d 4 minggu sudah dapat digunakan
- Ditandai dengan bau yang menyengat seperti tape
Sekian dulu yaa......... sampai jumpa
Minggu, 01 Mei 2016
Beberapa jenis cendawan
entomopatogen yang sudah diketahui efektif mengendalikan hama penting tanaman
adalah
Beauveria
bassiana,
Metarhizium
anisopliae,
Nomuraea
rileyi,
Paecilomyces
fumosoroseus,
Aspergillus
parasiticus, dan
Lecanicillium
lecanii (syn. Verticillium lecanii
Langganan:
Komentar (Atom)