Nitrobakter adalah salah satu bakteri penyubur tanah untuk pertanian, ternak dan perikanan yang sangat bermanfaat bagi penggunanya.
Berikut kami mencoba untuk memberikan pengetahuan bagaimana cara bakteri tersebut kita ambil dari alam sekitar dengan cara yang sederhana, sehingga mudah untuk di lakukan oleh orang awan yang kurang pengetahuan tentang bakteri
Berikut alat dan bahan untuk mengambil :
1. Jirigen 50 liter
2. Cangkul
3. Tanah bawah kandang kambing yang masih basah (kandang yang masih digunakan untuk peliharaan kalau bisa sudah lebih satu tahun) kurang lebih 1 (satu) kresek kecil
4. EM4 100ml (5 tutup)
5. Urea (100gr) bisa diganti urin kelinci sebagai pengganti air (hasil lebih baik)
6. Gula merah 500gr (bisa diganti dengan tetes tebu)
7. Air biasa (usahakan jangan air PAM. biasanya ada kaporid) diisi 2/3 bagian
Cara pembuatan :
Semua bahan dimasukkan kedalam jirigen
Diaduk-aduk/dikocok hingga semua bahan tercampur semua
Tiap 2 hari tutup jirigen dibuka agar uap bisa keluar dan dikocok lagi
Setelah 2 minggu saring air
Air tersebut sudah dapat digunakan dan di kembangkan lagi
MUDAH kan
Selamat mencoba dan sukses untuk anda
Kamis, 20 September 2018
Selasa, 07 Agustus 2018
TAHAPAN PENGEMBANGAN BEAUVERIA ( BVR )
TAHAP I
1. Siapkan tanah basah yg lembah
2. Campur induk BB dengan tanah tersebut sampai rata
3. Masukkan tanah tadi kedalam toples dan dipadatkan (jangan terlalu padat) turup bisa dilubangi kecil"
4. Simpan ditempat lembab (hidari sinar matahari langsung 💥)
5. Setelah timbul jamur dipermukaan tanah, baru ulat masukkan diatas tanah tersebut
6. Simpan lagi ditempat semula
7. Tunggu hingga ulat mati dengan sendirinya
8. Jika berhasil ulat mati tetap berwarna coklat tidak busuk/hitam
9. Setelah ulat berjamur tekan kedalam tanah lagi dan ditutup dengan tanah sekitar jamur tadi untuk memperbanyak induk. jangan lupa tetap pertahankan kelembaban tanah
10. Setelah itu beri ulat lagi dengan jumlah bertambah dari yg awal
11. Dan berlanjut mulai dari atas...
Selamat mencoba dan semoga sukses
TAHAP II
1. Siapkan tepung (beras/jagung/bekatul)
2. Kukus sekitar 1 sd 1.5 jam
3. Biarkan hingga benar" dingin
4. Campur induk dengan tepung yg telah dingin tadi
5. Setelah itu masukkan kedalam wadah terrutup
6. Aduk tiap 2-3 hari sekali agar cepat rata
7. Setelah 2-4 minggu akan kelihatan perkembangan jamur
Selamat mencoba dan semogga sukses
1. Siapkan tanah basah yg lembah
2. Campur induk BB dengan tanah tersebut sampai rata
3. Masukkan tanah tadi kedalam toples dan dipadatkan (jangan terlalu padat) turup bisa dilubangi kecil"
4. Simpan ditempat lembab (hidari sinar matahari langsung 💥)
5. Setelah timbul jamur dipermukaan tanah, baru ulat masukkan diatas tanah tersebut
6. Simpan lagi ditempat semula
7. Tunggu hingga ulat mati dengan sendirinya
8. Jika berhasil ulat mati tetap berwarna coklat tidak busuk/hitam
9. Setelah ulat berjamur tekan kedalam tanah lagi dan ditutup dengan tanah sekitar jamur tadi untuk memperbanyak induk. jangan lupa tetap pertahankan kelembaban tanah
10. Setelah itu beri ulat lagi dengan jumlah bertambah dari yg awal
11. Dan berlanjut mulai dari atas...
Selamat mencoba dan semoga sukses
TAHAP II
1. Siapkan tepung (beras/jagung/bekatul)
2. Kukus sekitar 1 sd 1.5 jam
3. Biarkan hingga benar" dingin
4. Campur induk dengan tepung yg telah dingin tadi
5. Setelah itu masukkan kedalam wadah terrutup
6. Aduk tiap 2-3 hari sekali agar cepat rata
7. Setelah 2-4 minggu akan kelihatan perkembangan jamur
Selamat mencoba dan semogga sukses
Langganan:
Komentar (Atom)